IPku turuun .. :(
Jumat, 21 Januari 2011Video Moron :D
Selasa, 18 Januari 2011Kalo belakangan sinta jojo terkenal banget dengan video lipsyncnya yang diunduh di youtube, sekarang aku mencoba peruntungan yang sama ... hahaha .. buukan untuk cari popularitas seperti mereka, video ini aku buat karena keadaan setengah sadar atau boleh dibilang stress akut a.k.a frustasi a.k.a autis karena ngerjain tugas kuliah waktu itu .. Emang aku agak kaget dengan tugas yang satu itu, pertama dengan ketebalan yang MasyAllahh, kesulitan yang Naudzubillah, dan kesulitan yang Astaghfirullah .. heheheh :D
Ini nih videonya, yang dibuat di kamar kostku , bersama sang sahabat yang tidak normal akal dan kelakuannya ..
hahahahaha :D
itu videoo yang dibuat pertama kalii.. pake lagu dari Barry Likumahuwa judulnya Mati Saja ...
Keliataan banget autisnya ya ... hwhwhhwh :D
Lanjut nih ada video kedua kitaa, judulnya Kota Santri.. nih ide dari Saka,, ada -ada tuh anak,, kok kepikiran ya mau pake lagu itu .. hahaha
cekidot :
(versi gagal)
(full version) hahaha :D
cukup sekian, terima kasih ..
video diatas cuma buat lucu-lucuan, jika ada kesamaan nama, karakter, tempat, itu kayanya ga disengaja ... hahaha
Studio oh Studio ...
Senin, 17 Januari 2011Inilah tugas terberat di Semester 3 yang udah selesei minggu lalu. Gilaaa baru ini deh ngerjain tugas yang tebelnyaa lebih dari 200 lembar. Prosesnya juga ga tanggung-tanggung, bukan hasil coppas dari mbah google, tapi emang hasil dari tangan kita . meskipuun ada dikiit(lah) coppas atau istilah kita di Surabaya itu "Mbacem" dari tugas senior kita.
Tapi Allhamdulillah akhinya selesei juga ni tugas :)
Semoga hasilnya memuaskann ..
Smoga studio2 berikutnya dikasi kelancran ngerjainnya ma Allah SWT ..
Amin ..
Makasiih Ya Allaaah :D
Ini nih penampakannya : :))
Pluralisme
Orang berkata bahwa karena memiliki persamaan makanya cocok untuk menjalin hubungan. orang berkata bahwa karena kita memiliki hobi yang sama maka kita bisa menjadi pasangan. orang berkata bahwa kita berbeda, makanya kita gag akan pernah cocok. orang berkata bahwa kita itu gag memiliki kesamaan, maka gag mungkin kita bersatu, karena akan menimbulkan konflik terus menerus.
ah, semua itu hanyalah omongan orang-orang yang tidak mengerti akan perbedaan.. orang yang gag memahami akan arti Bhinneka tunggal ika. orang yang kurang bijak dalam menghadapi perbedaan.
bukankah perbedaan itu indah? bukankah dengan perbedaan kita menjadi lebih bisa saling menghargai? saling memahami? serta saling mengisi? itulah makna perbedaan yang kupahami. bukan untuk dijadikan alasan untuk saling menjatuhkan, saling membenci, dan saling menjauhi. tetapi untuk saling mengerti dan mengisi.
dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah menciptakan manusia itu bersuku-suku agar untuk saling mengenal. dari sini bisa kita tarik sebuah makna bahwa sang pencipta pun sengaja menjadikan manusia itu beragam agar bisa saling mengenal, saling memahami dan berinteraksi.
sama hal nya dengan cinta. banyak orang menolak cinta seseorang hanya karena mereka berbeda, baik dari suku, agama, ras, kepribadian, hobi, dan perbedaan lainnya. padahal dia pun memiliki perasaan yang sama terhadap orang tersebut. nah lho? apa yang terjadi jika begini?
bukankah jika kita bisa memadukan dua perbedaan tersebut maka kita akan bisa hidup berdampingan bersama-sama selamanya?
yah, terkadang membuat opini memang gampang, tetapi menjalani jauh lebih sulit dari sekedar membuat opini. hehehe… tetapi setidaknya kita bisa memulai untuk tidak meributkan perbedaan-perbedaan yang kecil agar bisa menjadi sebuah persatuan. jika memang mencakup hal yang mendasar (idealisme) ya semua akan kembali kepada keputusan dua belah pihak. tetapi jika hal tersebut tidak begitu mendasar, maka cobalah untuk menjadikan perbedaan itu sebagai alasan untuk menyatukan dua hati yang belum menyatu.
mengalah adalah sebuah cara efektif untuk bisa menjalani hubungan dalam perbedaan. tetapi tetap harus pada alurnya. jangan sampai mengalah yang kebablasan.
and finally, dare to be different… karena perbedaanlah yang membuatku menyayangi seseorang. karena perbedaanlah yang membuatku ingin mengenal dunia. karena jika yang kita temui selalu sama, maka kita tidak akan pernah berkembang. akan selalu stag di satu titik.
selamat berbeda teman-teman :D
#enjoypluralisme
http://muda.kompasiana.com/2010/11/24/perbedaan-yang-membuatku-menyayangimu-cinta-dalam-cerita/
Semua hanya kebetulan? TIDAK!!
Jumat, 14 Januari 2011Transmigrasi hanya Proyek Politik Kependudukan belaka ?
Senin, 03 Januari 2011Perpindahan dari kota ke desa ini bukan hanya terjadi pada saat ini saja. Program transmigrasi pertama kali dilakukan di Indonesia pada saat masa penjajahan Belanda dahulu. Dimulai pada tahun 1905 yang dikenal dengan program Kolonisasi dengan penempatan pertama sejumlah 155 KK transmigran yang berasal dari daerah Kedu, Jawa Tengah ke Bagelen Gedong Tatuan (sekarang menjadi Ibu Kota Kabupaten Resawan, Provinsi Lampung), 25 km sebelah barat Kota Bandar Lampung.
Program Kolonisasi milik Belanda yang diteruska secara terorganisir maupun spontan hingga kini tersebut mempengaruhi komposisi demografi di daerah tujuan transmigran. Misalnya di Kabupaten Pulau Pisang, komposisi penduduknya menurut angka WWF, sekarang menjadi 95% etnik jawa dan 5% etnik dayak. Fakta seperti itu hanya akan menimbulkan problem baru di daerah tujuan transmigran. Kehadiran transmigran baru yang berasal dari strata sosial lapisan bawah itu hanya akan menimbulkan problem baru di daerah tujuan transmigrasi mereka. Apalagi jika mereka tidak bisa beradaptasi dan berintegrasi dengan penduduk asal dan bersikeras dengan Ghettoisme atau fanatisme kedaerahan budaya mereka, yang terjadi hanyalah seperti kasus Sampit tahun 2000.
Pada zaman orde baru, proyek politik kependudukan berupa transmigrasi ini pernah disusun sebagai "Javanisasi" Indonesia yang meregresi budaya lokal seperti yang terjadi di Kalimantan Tengah pada saat itu. Proyek ini disinyalir hanyalah upaya Soeharto untuk melanggengkan kekuasaan imperiumnya. Hal seperti inilah yang harusnya dikaji ulang agar transmigrasi tidak menjadi salah satu sumber konflik di daerah tujuan transmigran.
Proyek politik kependudukan berkedok "Transmigrasi" saat ini hanya digunakan sebagai alternatif di tengah laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang sekarang lebih dari 2% per tahun. Apakah tidak ada alternatif kebjakan lain untuk mentransmigrasikan rakyat berasal dari starata sosial lapisan bawah yang hanya bermodalkan kaki, tangan, dan kepala? Yang nantinya mereka hanya akan menjadi sumber konflik di daerah tujuan transmigran? Berbeda dengan kebijakan "Migrasi selektif" yang dijalankan Pemerntahan Perancis dibawah kekuasaan Nicolas Sarkozy yang memperketat Migrasi bagi imigran tenaga kerja tidak terampil. Pemerintah Prancis akan menolok permohonan migrasi jika pemohon bukan termasuk profesional terdidik atau tidak memiliki keterampilan kerja.
Konsep seperti itu bisa diterapkan sebagai kebijakan baru oleh pemerintah Indonesia agar para transmigran tidak hanya menjadi "pemicu" konflik, tetapi menjadi "perangsang" masyarakat lokal untuk membangun daerah transmigrasi lebih baik lagi.
Pemindahan penduduk, jika itu dilakukan, harusnya didasari oleh "Human Intelligent". Pemerintah dapat "memanfaatkan" para tenaga kerja trampil untuk "dipindahkan" agar dapat mengembangkan kehidupan sosial dan ekonomi yang maju di daerah tujuan transmigran. Bukan sebaliknya, "mengusir" rakyat ke "pedalaman" demi kepentingan developmentalisme semata.



